Cerpen : Alam Nan Hijau

5 September 2010 
Kategori: Cerpen

817 bacaan 2 Ulasan

Oleh : jira Jarum jam menunjukkan angka 6.15 pagi tika Atan terpisat-pisat bangun menarik tuala ke muka pintu, ke tempat mandi. Atan mencapai timba di tebing perigi. Lantai masih basah. Emaknya barangkali sudah bangun, ayahnya juga begitu. Dia selalu menjadi orang yang ketiga untuk bangun mandi. Bukan Kak Jahnya yang cengeng itu. Kalau dahulu, abangnya Daus yang akan bangun mandi sebelumnya. Tapi,... [Teruskan bacaan]

Mukasurat 1 of 11