Cerpen : AliLin
Oleh : Aryryn Dari kejauhan terlihat bayangan tubuh Ali yang sedang berlari. Alin lekas bangun untuk beredar. Jam sudah melewati enam petang. Sakit hatinya mengingatkan janji Ali yang ingin membawanya ke sungai. Alin berjalan sepantasnya. Ketika dia sampai di hadapan rumah banglo itu, Ali menarik lengan bajunya. “Sorry Lin. Aku lambat sikit,” ujar Ali sambil tersengih. “Sikit... [Teruskan bacaan]







