Cerpen : aveena
Oleh : nur_iman “Akak…..” Fylda memeluk Aveena erat. Air matanya tidak putus-putus mengalir. Hanya Aveena tempat dia meluahkan perasaan. Selama ini, mereka hanya berhubung dengan email dan telefon. Dan setiap kali berbual, dia akan menceritakan kisah hidupnya yang dipenuhi dengan cerita-cerita indah. Maklumlah, orang sedang asyik dilamun cinta. Aveena pula memang tidak pernah tidak melayan.... [Teruskan bacaan]







