Cerpen : DeJavu
Oleh : Firsya Melissa “Lepaskan aku…lepaskan akulah!!! Qaseh… Akram rindukan Qaseh. Maafkan Akram, Qaseh.” Suara parau itu makin kuat menyebut-nyebut nama Qaseh. Setiap malam dia pasti akan menyeru nama itu. Bagaikan tiada penghujung. Qaseh; nama itu yang disebutnya. Nama yang membuatkan lelaki itu berada ditempatnya sekarang ini. Rindunya makin menggunung. Namun, badai didada makin... [Teruskan bacaan]







