Cerpen : Dhiya, Naufal dan Nafeesa

9 May 2010 
Kategori: Cerpen

1,647 bacaan 12 Ulasan

Oleh : chocraze “Dhiya, kau kena unit apa lepas ni?” tanya Haura sambil tangannya lincah menyenduk lauk-pauk membanjirkan nasi di dalam pinggan yang tadi kering kontang. Macam padang sahara yang kena simbah dek hujan lebat yang mencurah-curah setelah kemarau menyerang. Hiperbola melampau, kan? Mukanya diangkat sesaat memandang Haura. Sekadar ikut protokol. “Aku kena peads la…”... [Teruskan bacaan]

Mukasurat 1 of 11