Cerpen : Encik Sayang dan Miss Sweetheart
Oleh : Sara Aisha Menggeliat, membetulkan urat-urat badan yang sudah makin kebas. Kaki dilunjurkan dan diangkat beberapa kali. Ok, aku tidak ubah seperti sedang membuat posisi yoga yang sangat mustahil untuk seorang yang berbadan ‘keras’ sepertiku. Dan kemudian mataku kembali dialihkan ke laptop yang terletak elok di atas katil. “Stupid Prang’ek!! Yang kau percaya perempuan jahat tu kenapa?... [Teruskan bacaan]







