Cerpen : Epilog Cinta Kita
Oleh : Permata Nilam ” Azan jangan ganggu aku!” jeritku sekuat hati. Mukaku merah merona. Rasa marahku sudah sampai kemuncaknya. Kesabaranku sudah lenyap. Muka seposen itu tersengih menatapku. ” Nama je lawa tapi perangai macam hantu!” marahku tidak dapat disekat – sekat lagi.Dia langsung tidak menjawab malah senyumannya semakin lebar. Kutatap wajah itu dengan api kebencianku.... [Teruskan bacaan]







