Cerpen : Hadiah dari Suami
Oleh : Effa Yasisma PESAWAT MAS yang kunaiki mulai mendarat dan mencecah ke landasannya. Dengan tenang, kakiku menjejak ke tangga pesawat menuju ke terminal ketibaan dengan perasaan yang gementar. Lima bulan yang lalu, aku pulang ke tanahair dengan perasaan yang gembira. Namun kini, kepulanganku terasa bagaikan ada kelainannya. Perasaanku tidak segembira lima bulan yang lalu. Jiwaku kosong. ... [Teruskan bacaan]







