Cerpen : Hati Berbicara di Kota Rom
Oleh : Emma Amirah “Allahuakbar, Allahuakbar!” Keheningan pagi dikejutkan dengan panggilan suci tersebut. Seisi alam menyahut seruan tersebut dengan penuh tahmid dan tawadhuk. Kedinginan pagi masih mencengkam dan titik-titik embun mulai menitik di hujung dedaunan. Sekujur tubuh kaku terbaring di pembaringan, tetapi matanya terkebil-kebil memandang tepat ke siling. Lengan kanannya... [Teruskan bacaan]







