Cerpen : Hidup matiku hanya pada Allah

1 May 2011 
Kategori: Cerpen

3,023 bacaan 12 Ulasan

Oleh : bila bulan berbicara Angin petang yang sempoi-sempoi bahasa mengasyikkan Haris.Bisikan angin yang menyapa ditelinga Haris membawanya mengingati zaman persekolahan yang lama ditinggalkan. “Haris,kau perasan tak junior perempuan tu asyik tengok kaulah.Kalau jalan depan kaukan,mulalah senyum menggedik.Mengada-ngada jer lebih.Meluat aku tengok.Nasib baik kau tak layan.Kalau kau layan dia,kantoi... [Teruskan bacaan]

Mukasurat 1 of 11