Novel : Kau cinta pertama dan terakhir 1
Oleh : eisya ahren Malam kian larut.Kendengaran batuk-batuk kecil milik seorang lelaki bernama ayah, mengocak kesunyian malam.Hiba aku mendengarnya,bagai hendak saja ku gantikan penderitaan ayah saat ini.Ak mulai bimbang apabila batuk-batuk kecil sebentar tadi menjadi semakin kuat dan rancak,Aku bingkas bangun menuju ke dapur dan mengambil segelas air kosong untuk ayah, mudah-mudahan dapat membasahkan... [Teruskan bacaan]







