Novel : Kebahagiaanku bersamamu 1
Oleh : kasihku ina Qistina merenung bumbung rumahnya.hujan yang mencurah-curah turun membingitkan telinga bila menghentam rumahnya yang masih beratapkan zink.Tadi,habis basah lantai papannya di dapur, ada atap yang bocor.sudah kerap kali berlaku,tapi masih begitu.tidak mampu mengupah orang untuk membaikinya.Kalaulah arwah ayah masih ada pastinya tidak begini keadaan mereka sekeluarga.Hanya hisyam yang... [Teruskan bacaan]







