Cerpen : Nostalgia lebaran
Oleh : Mofaz Jam menunjukkan pukul 3.30 pagi. Aku pun hairan kenapa pada hari ini aku tidak dapat melelapkan mataku . Tidak seperti malam-malam sebelumnya, selalu pada waktu begini aku telah melelapkan mata dan pasti dibuai mimpi yang indah-indah. Buku-buku diatas mejaku seolah-olah hilang dari pandanganku. Fikiranku menerawang tak tentu hala, kadang-kadang teringat saat-saat Italy mengalahkan Perancis... [Teruskan bacaan]







