Cerpen : Penjaga Hati
Oleh : Shakir Abdullah ANGIN similir meniup lembut daun jendela. Kedinginan yang menyelimuti pada malam ini terasa benar lainnya. Entah mengapa, itulah yang aku rasai sejak dari pagi tadi. Semua gerakan dan perbuatanku dirasakan serba tidak kena. Seperti ada bencana atau malapetaka yang bakal berlaku. ‘Ah, pedulikan saja semua itu. Yang penting sekarang, aku sudah selamat pulang ke rumah,’... [Teruskan bacaan]







