Cerpen : Sepi Seorang Isteri
Oleh : Nurfie Menjelmanya bulan Zulhijjah, hati dipagut rasa pilu. Pasti aku terkenang suatu peristiwa yang tak mungkin dapat dicandas dek memoriku saban tahun. Terkenangkan insan yang bernama suami mengadap Ilahi tanggal 9 Zulhijjah 1429 H. Aku yang ketika itu sedang mengandungkan anak kedua kami hanya mampu bertemankan airmata. Suamiku seorang yang periang dan peramah tanpa disangka begitu cepat... [Teruskan bacaan]







