Cerpen : Izzanna
Oleh : SyadIna Kaki Izzanna menguis-nguis pasir pantai. Terasa berat kaki untuk melangkah. Kemudian selangkah demi selangkah kaki diangkat, tak tahu mana arah tuju. Matanya redup memandang segala sudut keindahan Pantai Miami, Pulau Pinang ini. Angin sepoi-sepoi bahasa menyapu wajah mulus milik Izzanna membuatkan rambut ikal mayangnya berterbangan menutup muka. Kemudian dia menyisir rambut kembali ke... [Teruskan bacaan]







