Novel : Tahajjud Cinta prolog

16 February 2010 
Kategori: Novel

1,608 bacaan Catat Ulasan

Oleh : Ayu Neiya -Prolog- Suasana nyaman ketika berada di kampung memang mengasyikkan. Angin bertiup lembut mendinginkan suasana seluruh alam sebelum sang mentari datang dengan bahangnya. Embun-embun menitikkan airnya di tengah-tengah kebasahan dedaun dan kabus memenuhi alam sebelum menghilang. Siapa sangka disebalik keindahan ciptaan tuhan, masih ada yang melemaskan. Merimaskan. Menghargaikah mereka... [Teruskan bacaan]

Mukasurat 1 of 11