Cerpen : Takkanku terluka lagi
Oleh : aku insan biasa Kenangan dahulu kembalu menyinggah dalam fikiranku ini, bagaimana aku dapat melupakan kisah dulu yang terlalu pahit dalam hidupku. Aku Cuma manusia biasa, jadi aku juga punya perasaan dan aku juga tahu terluka. “Damia!!!!” laung Zira Kuat menghentikan lamunnanku. AKU yang sedang berdiri di sekeliling sawah padi yang kian menghijau hanya terpaku melihat kehadiran... [Teruskan bacaan]







