Cerpen : Utuh Kasih Buat Kamu Belum Terlambat
Oleh : Nura Ramly IDA Dengan perlahan buku album kututup. Ku simpan rapi satu persatu barang-barang kepunyaanya dalam kotak biru. Kotak yang menyimpan sejuta kenangan pahit manis antara aku dan dia. “Maafkan aku Fiq, aku tak mampu menolak takdir Allah untukku,” menitik air mata aku. “Assalamualaikum,” aku angkat muka ku mencari pemilik suara garau itu. Suamiku Hadi, berdiri... [Teruskan bacaan]







