Cerpen : Bersama Akhirnya
Oleh : Zana Rohim Pagi itu terasa damai, walau luka semalam masih terasa namun pantas saja ku cuba memujuk hati ini agar menerima tiap ketentuan sebagai takdir. Tiada yang berhak melainkan Dia yang lebih mengetahuai tiap kebaikan yang terselindung di sebalik kedukaan. Awan yang terbentang luas begitu indah dengan corak yang tersendiri makin menguguhkan kekuatan ku. Yang berlalu biarlah saja walau... [Teruskan bacaan]







